PPU

Dongkrak PAD, DPRD PPU Desak Pemda Bangun Komunikasi dengan Masyarakat Setempat

Nusantarakita.co.id, PPU – Sektor pariwisata, utamanya wisata pantai di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyimpan potensi pendapatan asli daerah (PAD) melalui pungutan retribusi.

Anggota DPRD PPU, Jamaluddin, mengungkapkan bahwa pengelolaan kawasan wisata pantai yang belum optimal telah menyebabkan hilangnya potensi retribusi hingga miliaran rupiah.

Ia mendesak pemerintah daerah untuk segera memperkuat komunikasi dengan masyarakat dan mengambil langkah konkret untuk mengelola potensi wisata ini.

Jamaluddin menyoroti dua kawasan pantai utama, yaitu Pantai Sipakario Nipah-nipah dan Pantai Tanjung, yang memiliki potensi besar untuk mendongkrak PAD.

Pasalnya bantuan dari pemerintah di Pantai Sipakario Nipah-nipah juga telah masuk dengan dilengkapi berbagai fasilitas.

“Kita tidak bisa terus-menerus mengandalkan Dana Bagi Hasil (DBH). Sumbangan dari pungutan retribusi akan dapat meningkatkan PAD secara signifikan,” ucapnya, Kamis (20/3/2025).

Ia mencontohkan pengalaman pada tahun 1996, ketika pesta pantai berhasil mengumpulkan retribusi lebih dari Rp6 juta.

“Bisa dibayangkan, itu masih tahun 1996. Artinya, kalau itu dilakukan sekarang ini, bisa berpuluh kali lipat pemasukan daerah meningkat,” ujarnya.

Menurutnya, kunci dari pengelolaan potensi ini adalah komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

“Mungkin dari banyaknya transisi kepemimpinan bisa saja mempengaruhi. Tetapi mudahan kepala daerah terbaru dan jajarannya punya fokus kesana, sehingga kita lebih mandiri dengan mengoptimalkan pengelolaan kawasan pariwisata daripada hanya mengandalkan DBH,” jelas Jamaluddin.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah memiliki hak untuk menarik retribusi sebagai imbalan atas penyediaan layanan publik seperti kesehatan, kebersihan, dan izin usaha.

“Yang perlu dilakukan adalah keseriusan pemerintah daerah untuk mengomunikasikan hal ini dengan masyarakat setempat,” pungkasnya.(adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button