Terpilih Aklamasi, Malvin Resmi Pimpin ICF Kaltim 2026-2030: Targetkan Event Prestasi dan Kucurkan Dana Pembinaan Rp50 Juta

Nusantarakita.co.id, SAMARINDA – Malvin resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) atau Indonesian Cycling Federation (ICF) Pengurus Provinsi (Pengprov) Kalimantan Timur untuk masa bakti 2026-2030.Prosesi pelantikan dan penyerahan petaka organisasi berlangsung khidmat.
Sekjen PP ICF, Jadi Radjagukguk, menyerahkan bendera pataka ICF Kaltim langsung kepada Malvin sebagai ketua terpilih. Momen sakral ini disaksikan dan didampingi langsung oleh Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras.
Seusai menerima tongkat estafet kepemimpinan, Malvin bergerak cepat dengan menyerahkan bendera pataka ICF tingkat kabupaten dan kota kepada masing-masing ketua Pengurus Cabang (Pengcab) dan Pengurus Kota (Pengkot) yang hadir.
Gebrakan Program: 3 Event Provinsi Setahun & Dana StimulusDalam sambutan perdananya, Malvin langsung tancap gas dengan membawa sejumlah program kerja yang konkret demi mendongkrak prestasi balap sepeda di Benua Etam. Ia berjanji akan menghidupkan atmosfer kompetisi di Kaltim secara berkala.
“Kami berjanji akan menggelar event tingkat provinsi sebanyak 3 kali dalam setahun. Ini penting untuk menjaga mental bertanding dan menjaring atlet-atlet potensial secara berkelanjutan,” ujar Malvin.
Tidak hanya fokus pada level provinsi, Malvin juga berkomitmen memperkuat fondasi pembinaan di akar rumput. Sebagai langkah nyata, ICF Kaltim akan mengucurkan dana bantuan stimulus kepada setiap Pengcab dan Pengkot ICF di seluruh kabupaten/kota.
Bantuan Dana: Rp50.000.000,- per Pengcab/Pengkot ICF.Tujuan: Membantu pelaksanaan event di masing-masing daerah.Fokus pada Event Prestasi, Bukan Gowes BersamaNamun, Malvin memberikan catatan kritis dan tegas terkait alokasi dana bantuan tersebut.
Ia menekankan bahwa anggaran yang dikucurkan harus berdampak langsung pada peningkatan kualitas atlet, bukan sekadar agenda seremonial atau hiburan.
“Kita akan membantu hanya untuk event prestasi. Bukan untuk event gowes bersama kepala daerah seperti Bupati atau Walikota,” tegasnya secara langsung.
Langkah berani ini diharapkan mampu menyaring bibit unggul pembalap sepeda Kaltim yang siap bersaing, tidak hanya di level nasional seperti PON, tetapi juga menembus panggung internasional. (rd)




