Gasali: Balikpapan Paling Siap Tuan Rumah Porprov 2030

Nusantarakita.co.id, BALIKPAPAN – Kota Balikpapan menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Kalimantan Timur tahun 2030. Keyakinan tersebut disampaikan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan, Gasali, didampingi Sekretaris Umum HM Sjarifuddin dan Bendahara Malvin Ardento.
Saat ini, perhatian dunia olahraga Kaltim masih tertuju pada pelaksanaan Porprov VIII yang akan berlangsung di Kabupaten Paser pada 14–27 November 2026. Ajang olahraga multievent terbesar di Benua Etam itu akan mempertemukan atlet dari seluruh kabupaten dan kota di Kaltim, termasuk kontingen Balikpapan.
Usai penyelenggaraan Porprov VIII, agenda berikutnya atau empat tahun berikutnya adalah penentuan tuan rumah Porprov IX pada 2030. Sejauh ini, terdapat dua daerah yang digadang-gadang akan maju sebagai calon tuan rumah, salah satunya Kota Balikpapan.
Ketua Umum KONI Balikpapan, Gasali, menegaskan daerahnya memiliki kesiapan yang matang untuk menggelar pesta olahraga terbesar di Kalimantan Timur tersebut.
“Untuk Porprov 2030 nanti, saya pikir Kota Balikpapan sangat siap untuk menjadi tuan rumah,” kata Gasali di Kantor KONI Balikpapan, Selasa (14/7/2026).
Menurutnya, kesiapan Balikpapan bukan sekadar wacana. Dukungan penuh dari Pemerintah Kota Balikpapan menjadi modal utama dalam mengajukan diri sebagai penyelenggara.
“Selain Balikpapan ini gerbang IKN, pemerintah Kota Balikpapan juga sangat mendukung kita menjadi tuan rumah,” ujarnya.
Gasali juga mengungkapkan bahwa dukungan tidak hanya datang dari pemerintah daerah, tetapi juga dari sejumlah KONI kabupaten dan kota di Kalimantan Timur yang menilai Balikpapan memiliki kesiapan lebih baik dibanding daerah lain.
“Karena secara kesiapan Balikpapan mungkin lebih siap, dan posisinya juga lebih strategis sehingga mudah dijangkau daerah lain. Jadi kami pikir itu juga menjadi nilai plus,” jelasnya.
Dari sisi sarana olahraga, Balikpapan dinilai telah memiliki banyak venue yang memadai untuk menggelar berbagai cabang olahraga. Meski demikian, masih diperlukan penambahan dan penyempurnaan sejumlah fasilitas, di antaranya venue akuatik, lintasan atletik, lintasan sepatu roda, sirkuit balap motor serta beberapa arena pertandingan lainnya agar memenuhi kebutuhan penyelenggaraan Porprov.
“Tapi tentunya semua itu (kepastian tuan rumah Porprov 2030) kita tunggu keputusan Gubernur Kaltim,” ungkap pria yang juga Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan ini.
Dengan dukungan pemerintah, letak geografis yang strategis sebagai gerbang menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), serta kesiapan infrastruktur olahraga, KONI Balikpapan optimistis kota ini mampu menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga dan perekonomian daerah pada Porprov IX tahun 2030. (*)




