Kemitraan Jadi Strategi DPMPTSP Tingkatkan Daya Saing UMKM Balikpapan

Nusantarakita.co.id, BALIKPAPAN – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan mengajak para pelaku usaha untuk memperkuat kolaborasi dan kemitraan sebagai strategi menghadapi persaingan usaha yang semakin kompetitif.
Pemerintah menilai sinergi antarpelaku usaha menjadi salah satu kunci dalam memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Kepala DPMPTSP Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi, mengatakan perkembangan dunia usaha saat ini menuntut pelaku usaha untuk tidak hanya mengandalkan kemampuan sendiri.
Menurutnya, kolaborasi menjadi langkah strategis agar usaha dapat berkembang lebih cepat, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tengah dinamika pasar.
“Banyak pelaku usaha mengeluhkan omzet yang stagnan. Mereka sudah melakukan promosi secara gencar di berbagai media, tetapi perkembangan usahanya belum menunjukkan hasil yang signifikan,” ujar Hasbullah Helmi, Kamis (6/8/2026).
Menurut Hasbullah, salah satu faktor yang sering terlupakan adalah membangun kemitraan dengan pelaku usaha lain maupun investor. Padahal, kerja sama dapat membuka peluang pasar baru, memperluas jaringan bisnis, hingga meningkatkan kualitas produk dan layanan.
“Nah, bisa jadi yang kurang adalah kolaborasi dan kemitraan. Di era sekarang, kalau mau jalan cepat mungkin bisa sendiri. Tapi kalau ingin berkembang lebih jauh dan kuat, kita harus membangun kerja sama,” katanya.
Ia menjelaskan, kemitraan juga memungkinkan pelaku usaha saling berbagi pengalaman, pengetahuan, dan sumber daya sehingga biaya operasional dapat lebih efisien. Selain itu, kolaborasi akan memperkuat posisi pelaku usaha lokal dalam menghadapi persaingan dengan produk dari luar daerah.
Hasbullah menuturkan, DPMPTSP terus berupaya mempertemukan pelaku UMKM dengan investor maupun dunia usaha melalui berbagai program promosi investasi. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan memberikan manfaat bagi seluruh pihak.
“Hubungan kemitraan dapat memperkuat daya saing produk lokal. Kami ingin produk-produk Balikpapan mampu menembus pasar yang lebih luas. Karena itu, kerja sama menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk,” jelasnya.
Selain mendorong kolaborasi, DPMPTSP juga terus menyederhanakan proses perizinan melalui pelayanan berbasis digital. Kemudahan tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak investor untuk menanamkan modalnya di Balikpapan sekaligus membuka peluang kemitraan bagi pelaku usaha lokal.
Hasbullah menegaskan, pemerintah akan terus mendampingi pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis maupun menjalin kerja sama dengan investor. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami mengajak seluruh pelaku usaha memanfaatkan peluang kolaborasi yang ada. DPMPTSP siap memfasilitasi dan mengawal setiap proses kemitraan agar berjalan dengan baik, saling menguntungkan, serta mampu mendorong pertumbuhan investasi dan perekonomian Kota Balikpapan,” pungkasnya.




