Samarinda

Dispora Kaltim Gelar Seleksi Ulang Atlet Pra Popnas 2025 setelah Terganjal Regulasi Usia

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading.

Nusantarakita.co.id, Samarinda – Sejumlah atlet Kalimantan Timur (Kaltim) yang berhasil meraih peringkat kedua dengan 36 medali di Pra-Popnas Zona IV kini menghadapi tantangan baru dalam persiapannya untuk Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2025 di Medan. Beberapa atlet yang sebelumnya lolos, ternyata tidak memenuhi persyaratan usia yang ditentukan, yaitu kelahiran 2008 atau setelahnya.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Rasman Rading, menyebutkan bahwa meskipun atlet-atlet tersebut telah berkontribusi besar dalam keberhasilan Kaltim di Pra-Popnas, mereka terhambat oleh aturan batas usia yang berlaku.

“Beberapa atlet kelahiran 2007 yang berlaga di Pra-Popnas tidak bisa melanjutkan ke Popnas karena tidak memenuhi regulasi usia. Oleh karena itu, kami harus mencari pengganti yang memenuhi kriteria dan siap bertanding di Popnas,” kata Rasman, beberapa hari lalu.

Untuk mengatasi hal ini, kata dia, Dispora Kaltim bersama tim pelatih akan menggelar seleksi ulang pada pertengahan 2025 untuk mencari bibit-bibit atlet potensial yang memiliki kualitas setara dengan atlet sebelumnya. Kejuaraan tingkat provinsi Kaltim, yang direncanakan berlangsung antara Mei hingga Juli 2025, akan menjadi ajang pencarian atlet baru yang sesuai dengan kebutuhan tim.

“Seleksi ini bertujuan untuk menemukan atlet baru dengan kualitas dan spesifikasi yang mendekati atlet yang sudah lolos sebelumnya. Kami akan memfokuskan pencarian pada cabang olahraga yang tidak terhalang oleh masalah usia,” jelasnya.

Di sisi lain, pihaknya juga meminta pelatih untuk segera menyusun Program Peningkatan Prestasi Atlet (PPA) bagi atlet kelahiran 2008 yang masih memenuhi syarat untuk bertanding di Popnas 2025. Program latihan intensif ini dirancang untuk memaksimalkan potensi atlet dan mempersiapkan mereka dalam menghadapi kompetisi nasional.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap nomor tanding yang berhasil lolos tetap dapat diwakili oleh atlet yang memiliki kemampuan kompetitif. Program latihan harus segera diprioritaskan untuk atlet yang sesuai dengan regulasi usia,” ungkapnya.

Meskipun beberapa atlet terhalang oleh aturan usia, Dispora Kaltim tetap optimistis bahwa langkah-langkah yang diambil dapat menjaga kualitas tim dan memperbesar peluang sukses di Popnas 2025. Rasman juga menegaskan pentingnya menjaga semangat dan motivasi para atlet yang tidak bisa ikut, agar mereka tetap dapat berkontribusi dalam pengembangan olahraga daerah.

“Semangat regenerasi harus terus berlanjut, dan kami berharap atlet-atlet baru dapat menggantikan posisi yang kosong dan terus meraih prestasi untuk Kaltim,” pungkasnya. (adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button