Samarinda

Dispora Kaltim Evaluasi Persiapan Atlet Setelah Pencapaian di PON

Pelatih cabor Taekwondo, Junaidi Alfred Blegur

Nusantarakita.co.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim melakukan evaluasi terhadap persiapan dan hasil yang diraih pada Pekan Olahraga Nasional (PON) terakhir.

Sejumlah cabang olahraga (cabor) menjalani proses seleksi ketat dalam Pra-PON sebelum kemudian menjalani sentralisasi pelatihan selama enam bulan yang diselenggarakan oleh KONI Kaltim.

Pelatih cabor Taekwondo, Junaidi Alfred Blegur, mengungkapkan untuk atlet Taekwondo menargetkan perolehan minimal dua medali emas untuk Kalimantan Timur. Namun, target tersebut belum sepenuhnya tercapai, dengan hasil akhir berupa medali perak dan medali perunggu.

Meski demikian, pelatih dan tim manajemen melihat potensi yang masih bisa dikembangkan untuk ajang PON berikutnya.

“Kita sudah melakukan seleksi di Pra-PON dan menjalani sentralisasi pelatihan selama enam bulan. Target awal kita adalah dua emas, namun hingga babak final, hasilnya perak dan perunggu,” ujar Junaidi, baru-baru ini.

Ia menambahkan bahwa persaingan yang ketat di PON menjadi tantangan, namun pengalaman ini memberikan banyak pelajaran untuk meningkatkan performa para atlet di masa mendatang.

Kedepannya, Dispora Kaltim dan KONI berencana untuk memperkuat program pelatihan dan memperbaiki aspek-aspek strategis yang dapat meningkatkan daya saing atlet Kaltim di tingkat nasional.

“Kemarin atlet-atlet kita sudah di evaluasi, dan nanti akan dipersiapkan lagi untuk PON berikutnya di PON NTB-NTT,” imbuhnya. (adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button