PPU

Dinas Perikanan PPU Mewakili Nelayan dalam Penerimaan Sertifikat SKK 60 Mil dari KSOP Kelas I Balikpapan

Nusantarakita.co.id, PENAJAM – Dalam langkah signifikan untuk meningkatkan keselamatan nelayan, Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi menerima Sertifikat Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 60 Mil dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Balikpapan. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Perizinan, Lomo Sabani, menerima sertifikat tersebut pada Kamis (26/9/2024), sebagai simbol dukungan terhadap kesejahteraan nelayan lokal.

“Penerimaan sertifikat ini adalah momen penting bagi nelayan di PPU. SKK 60 Mil merupakan syarat mutlak bagi kapal tradisional sebelum melaut. Dengan adanya sertifikat ini, kami dapat memastikan bahwa nelayan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk berlayar dengan aman,” ungkap Lomo saat proses penyerahan sertifikat.

Lomo menjelaskan bahwa meskipun sertifikat ini seharusnya diserahkan langsung kepada nelayan, ia mewakili mereka dalam acara simbolis ini. “Kami berharap, ke depan, penyerahan sertifikat ini bisa dilakukan secara langsung kepada para nelayan agar mereka merasakan betul makna dari penghargaan ini,” tambahnya.
Sertifikat SKK 60 Mil bukan hanya sekadar dokumen administratif; di dalamnya tersimpan pengetahuan penting tentang keselamatan berlayar. “Nelayan yang memiliki sertifikat ini telah menjalani pelatihan yang mendalam dan diharapkan mampu mengoperasikan kapal dengan lebih baik, sehingga dapat meminimalkan risiko yang ada di laut,” jelas Lomo.

Saat ini, Dinas Perikanan PPU berkomitmen untuk terus memfasilitasi pelatihan dan pendidikan bagi nelayan agar lebih banyak dari mereka dapat memperoleh sertifikat tersebut.

“Kami berharap dapat menyelenggarakan lebih banyak Diklat di masa mendatang. Keselamatan nelayan adalah prioritas kami, dan kami ingin memastikan setiap nelayan PPU memiliki akses untuk belajar dan meningkatkan kemampuan mereka,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Dengan adanya langkah ini, diharapkan keselamatan nelayan akan meningkat, dan mereka dapat menjalankan aktivitas perikanan dengan lebih percaya diri.
“Kami ingin agar nelayan tidak hanya berlayar, tetapi juga memahami sepenuhnya keselamatan dan teknik yang benar dalam melaut,” tutup Lomo, menegaskan komitmen Dinas Perikanan dalam mendukung perkembangan komunitas nelayan PPU. (adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button