Balikpapan

Viral setelah Aksi Ketua RT, DPU Balikpapan Lakukan Perbaikan Jalan Rusak AW Syahrani

Nusantarakita.co.id, BALIKPAPAN — Aksi protes seorang ketua RT di Kota Balikpapan yang viral di media nasional mendapat respons dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan. Protes tersebut dilakukan menggunakan pengeras suara sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap kondisi jalan rusak AW Syahrani di Balikpapan Utara yang dinilai sudah lama tidak mendapat perbaikan.

Warga setempat menyebut kerusakan jalan telah berlangsung berbulan-bulan. Selain permukaan aspal yang berlubang dan bergelombang, genangan air kerap muncul saat hujan. Kondisi ini dinilai membahayakan pengguna jalan, baik pengendara roda dua maupun roda empat.

Warga juga menduga kerusakan dipicu oleh gorong-gorong di sekitar lokasi yang ambruk atau tersumbat, sehingga air meluap ke badan jalan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala DPU Kota Balikpapan, Rita, memastikan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan penanganan sementara di Jl. A.W. Syahrani melalui UPTD Perawatan Jalan bersama UPTD Drainase.

“Kami memahami keresahan warga. Untuk lokasi ini, tim sudah turun melakukan penanganan awal berupa pembongkaran pada bagian jalan yang rusak dan pembersihan saluran drainase,” ujar Rita dikonfirmasi media, Minggu (15/2/2026).

Rita menjelaskan, hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa kerusakan tidak hanya disebabkan oleh lapisan aspal yang menurun kualitasnya, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi saluran air.

“Ditemukan adanya penyumbatan bahkan indikasi kerusakan pada gorong-gorong. Akibatnya, air menggenang dan mempercepat kerusakan permukaan jalan,” jelasnya.

Menurut Rita, langkah pembersihan dan normalisasi drainase menjadi tahap penting sebelum dilakukan perbaikan permanen. Hal ini bertujuan memastikan struktur bawah jalan dalam kondisi stabil.

“Perbaikan permanen berupa pengaspalan ulang akan kami lakukan setelah kondisi jalan benar-benar kering. Jika dipaksakan saat masih basah, hasilnya tidak akan maksimal dan berpotensi cepat rusak kembali,” katanya.

Sebelumnya, dalam pemberitaan media warga mengaku telah menyampaikan keluhan ke pemerintah kota hingga provinsi, namun belum mendapat tindak lanjut yang memuaskan. Kondisi tersebut mendorong ketua RT setempat melakukan aksi protes terbuka.

Rita menegaskan, DPU Balikpapan terus berupaya menangani laporan masyarakat secara bertahap, menyesuaikan dengan kondisi lapangan dan ketersediaan anggaran. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi perbaikan.

“Kami mohon masyarakat bersabar. Setiap laporan pasti kami catat dan tindak lanjuti. Dukungan serta partisipasi warga sangat membantu kami dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan di Kota Balikpapan,” tutupnya. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button