Samarinda

Sirkuit Kalan Berpotensi Jadi Solusi Pengurangan Balap Liar, Dispora Kaltim Harapkan Perhatian Pemkot Samarinda

sirkuit kalan.(Istimewa)

Nusantarakita.co.id, Samarinda – Sirkuit Kalan, yang terletak di Kecamatan Loa Janan Ilir, Kota Samarinda, menjadi sorotan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur. Fasilitas balap ini dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung pengembangan olahraga otomotif di wilayah tersebut, tetapi kondisinya saat ini dinilai tidak memadai.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi Sirkuit Kalan. Ia menyoroti rusaknya jalan menuju sirkuit dan minimnya fasilitas balap sebagai kendala utama yang menghambat pemanfaatan optimal fasilitas tersebut.

“Sirkuit Kalan sebenarnya memiliki potensi besar untuk menjadi pusat kegiatan balap resmi, terutama bagi para remaja yang sering terlibat dalam balap liar. Namun, fasilitas yang tidak terawat dan akses jalan yang buruk membuat sirkuit ini kurang menarik bagi para pembalap muda,” kata Rasman, Rabu (20/11/2024).

Rasman menambahkan, Kaltim hingga saat ini belum memiliki sirkuit permanen, sehingga balap motor sering dilakukan di lintasan non-permanen. Keberadaan Sirkuit Kalan, jika dikelola dengan baik, dapat memberikan ruang aman bagi pembalap muda untuk berkompetisi secara profesional.

“Dengan sedikit perhatian dari Pemkot Samarinda, sirkuit ini bisa menjadi tempat yang ideal bagi para pembalap untuk menyalurkan bakat mereka. Ini juga akan membantu menekan aksi balap liar di jalanan umum,” tambahnya.

Dispora Kaltim berharap agar Sirkuit Kalan dapat menjadi prioritas dalam perencanaan pembangunan olahraga daerah. Selain sebagai wadah pembinaan atlet balap, perbaikan fasilitas ini juga dapat membuka peluang digelarnya kejuaraan otomotif resmi di Kaltim, yang berpotensi menarik perhatian nasional.

“Kami percaya, jika Sirkuit Kalan dikelola dengan baik, dampaknya akan sangat besar, tidak hanya dalam mengembangkan olahraga otomotif, tetapi juga dalam membina generasi muda agar terhindar dari aktivitas yang membahayakan,” tutup Rasman. (adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button