Pembangunan Tower Panjat Tebing Ditargetkan Rampung Akhir 2024, Juanda: Pastikan Tepat Waktu

Nusantarakita.co.id, Samarinda – Dalam upaya meningkatkan fasilitas olahraga dalam menujang kebutuhan atlet mapun masyarakat, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, malakukan pembangunan tower panjat tebing di kawasan Gelora Kadrie Oening, yang menjadi salah satu proyek strategis untuk pengembangan olahraga daerah, dipastikan selesai pada akhir tahun 2024.
Koordinator Perencanaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Ahmad Juanda, menyampaikan target penyelesaian pada 31 Desember, dengan harapan proyek ini dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat, khususnya di bidang olahraga.
“Pertama, semua pekerjaan ini akan berakhir tahun 2024. Kita target 31 Desember,” ujar Juanda saat ditemui, Selasa (19/11/2024).
Proyek ini, kata dia, digadang-gadang menjadi fasilitas olahraga bertaraf nasional, telah memasuki tahap akhir pengerjaan. Pemerintah menegaskan pentingnya memenuhi tenggat waktu sesuai perencanaan awal.
Meski dihadapkan dengan berbagai tantangan teknis, termasuk pengadaan material dan koordinasi antar instansi, pihak terkait berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu tanpa mengorbankan kualitas hasil pembangunan.
Selain menargetkan selesai sesuai jadwal, ia juga memastikan bahwa proyek ini mematuhi regulasi yang berlaku. Jika ada pekerjaan yang terpaksa melampaui tenggat waktu, langkah penyelesaian akan mengikuti aturan ketat yang telah ditetapkan.
“Kita tidak ada pekerjaan yang melewati akhir tahun. Kalau melewati, walaupun ada pergubnya yang diatur, kita langsung ngikuti aturan yang berlaku,” tambahnya.
Tower panjat tebing ini nantinya akan menjadi pusat pelatihan bagi atlet-atlet lokal sekaligus mendukung Benua Etam, sebutan Kaltim sebagai salah satu pusat pengembangan olahraga di Indonesia. Tidak hanya untuk kompetisi tingkat daerah, fasilitas ini juga dirancang untuk memenuhi standar internasional, sehingga memungkinkan penyelenggaraan event olahraga berskala besar.
“Tower ini diharapkan mampu meningkatkan minat generasi muda Kaltim terhadap olahraga panjat tebing, serta membuka peluang besar dalam mencetak atlet-atlet berprestasi,” pungkasnya. (adv)




