Samarinda

Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Dorong Generasi Muda untuk Berwirausaha Melalui Pelatihan Keterampilan

Kepala Sub Koordinator Kepemimpinan Kepeloporan dan Kemitraan Pemuda

Nusantarakita.co.id, SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, melalui Sub Koordinator Kepemimpinan Kepeloporan dan Kemitraan Pemuda, berkomitmen untuk memberdayakan generasi muda agar tidak hanya menjadi pekerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha sendiri.

Menurut Rusmulyadi, langkah ini penting untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda, sehingga mereka dapat lebih mandiri secara finansial.

Dirinya menekankan bahwa pemuda harus “berpikir out of the box.” Jika mereka hanya berharap untuk mendapatkan pekerjaan tanpa berusaha mencari cara untuk menciptakan peluang, maka mereka akan terjebak dalam siklus yang sama.

“Penting bagi pemuda untuk memiliki keterampilan yang dapat digunakan untuk membangun usaha sendiri. Kita tidak ingin mereka hanya mengandalkan pekerjaan yang ada. Mereka perlu didorong untuk berpikir kreatif dan berwirausaha,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin (4/11/2024).

Proses pemberdayaan dimulai dengan memberikan motivasi kepada pemuda. Di sinilah pentingnya peran aktif dari para pemuda itu sendiri. Pemerintah akan mendukung, tetapi inisiatif untuk berusaha harus datang dari diri mereka masing-masing.

“Tahapannya dimulai dari memberi motivasi. Setelah kita berikan skill, selanjutnya tinggal bagaimana mereka bisa memanfaatkan. Pertanyaannya adalah, apakah mereka mau berwirausaha?” tegasnya, dengan bertanya.

Dispora Kaltim menargetkan pelatihan keterampilan untuk lebih banyak pemuda tahun depan. Dari tahun ini, sebanyak 3.500 pemuda mendapatkan pelatihan keterampilan, dan rencananya tahun depan akan meningkat menjadi 5.000 peserta.

Namun, dia juga mengingatkan bahwa tidak semua peserta pelatihan akan langsung membuka usaha. Diperkirakan, hanya setengah dari 3.500 peserta yang akan memutuskan untuk berwirausaha setelah mengikuti pelatihan.

“Setelah mereka berkomitmen untuk berwirausaha, kita akan mendata jenis usaha yang mereka pilih dan memberikan bantuan dalam bentuk kelompok usaha bersama. Artinya, jalan ini akan terus berlanjut, tetapi harus dimulai oleh mereka,” jelasnya.

Dukungan dari pemerintah, menurutnya, lebih bersifat memfasilitasi dan memotivasi hingga para pemuda memiliki keinginan kuat untuk memulai usaha dan membuka lapangan kerja baru bagi dirnya maupun orang terdekatnya.

“Jika sudah ada kemauan dan keinginan untuk membuka usaha, kami akan membantu dengan peralatan dan biaya yang diperlukan untuk memulai usaha,” tambahnya.

selain itu, ini merupakan langkah konkret dari Dispora Kaltim untuk memastikan bahwa pemuda tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam bentuk usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka dan masyarakat sekitar.

Dengan inisiatif ini, diharapkan generasi muda Kaltim dapat menjadi agen perubahan dan pendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dengan kemampuan dan kreativitas yang mereka miliki. Di masa depan, pemuda yang berwirausaha diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada lapangan kerja formal dan menjadi pelopor dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Dengan dukungan yang tepat, keterampilan yang diasah, dan semangat kewirausahaan yang ditanamkan, Dispora Kaltim yakin bahwa pemuda dapat berkontribusi lebih besar dalam pembangunan ekonomi daerah. (adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button