Dispora Kaltim Soroti Kurangnya Kejuaraan yang Pengaruhi Kualitas Atlet

Nusantarakita.co.id, Samarinda – Hasil yang kurang memuaskan dari kontingen Kalimantan Timur (Kaltim) di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI baru-baru ini menggugah Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim untuk meninjau kembali strategi pengembangan atlet.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengungkapkan bahwa satu faktor utama yang memengaruhi kualitas atlet Kaltim adalah minimnya ajang kejuaraan yang diadakan.
Dalam pengamatan Rasman, atlet-atlet dari Pulau Jawa menunjukkan performa yang jauh lebih baik dibandingkan atlet Kaltim. Hal itu, kata dia, dipengaruhi oleh dukungan fasilitas yang memadai, pun juga program kejuarannya intens.
“Kita perlu mengakui bahwa kualitas atlet kita masih jauh di belakang atlet dari Jawa. Hal ini disebabkan oleh dukungan fasilitas yang lebih baik dan frekuensi kejuaraan yang tinggi di sana,” ujarnya pada, Jumat (1/11/2024).
Dirinya menekankan bahwa meskipun latihan intensif sangat penting, pengalaman bertanding di kejuaraan adalah kunci untuk meningkatkan kemampuan mental dan fisik atlet.
“Sehebat apapun latihan yang dilakukan, jika tidak ada lawan yang berkualitas untuk dihadapi, perkembangan atlet akan terhambat. Oleh karena itu, kami berencana untuk memperbanyak program kejuaraan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa peningkatan jumlah kejuaraan akan memberikan kesempatan bagi atlet untuk berlatih dan berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi, yang pada gilirannya akan membangun kepercayaan diri dan keterampilan mereka.
“Kejuaraan bukan hanya ajang untuk meraih medali, tetapi juga untuk menambah pengalaman dan jam terbang bagi atlet,” ungkap Rasman.
Dalam upaya ini, Dispora Kaltim berkomitmen untuk merancang lebih banyak ajang kompetisi yang melibatkan tidak hanya atlet lokal tetapi juga atlet dari provinsi lain.
“Kami ingin menciptakan atmosfer kompetitif yang sehat. Pengalaman berkompetisi di level yang lebih tinggi adalah salah satu cara untuk mengukur dan meningkatkan kualitas atlet,” tuturnya.
Dirinya berharap bahwa dengan memperbanyak kejuaraan, akan muncul bibit-bibit baru yang dapat bersaing di tingkat nasional dan internasional.
“Kita harus terus mencari dan membina potensi-potensi atlet muda yang ada. Dengan kejuaraan yang lebih banyak, kami yakin Kaltim dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi,” pungkasnya.
Langkah strategis ini, Dispora Kaltim bertekad untuk mengubah wajah olahraga di provinsi tersebut dan memastikan bahwa atlet Kaltim mampu bersaing di kancah yang lebih tinggi, sehingga mampu meraih prestasi yang membanggakan di masa depan. (adv)




