Dispora Kaltim Pertimbangkan Pengambilalihan SKOI dari Disdikbud Kaltim

Nusantarakita.co.id, Samarinda – Sekolah Khusus Olahraga Internasional (SKOI) Kaltim, yang didirikan pada tahun 2011 di bawah naungan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, telah menjadi tempat lahirnya banyak atlet muda berprestasi.
Namun, perubahan regulasi yang diatur melalui Permendagri Nomor 12 Tahun 2017 mengubah kewenangan pengelolaan SKOI ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim. Sejak pengalihan tersebut pada tahun 2017, performa atlet SKOI disebut mengalami penurunan.
Kepala Bidang (Kabid) Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengungkapkan keprihatinannya atas situasi ini.
“Atlet yang ada di SKOI selama dipegang Disdikbud, itu kurang berprestasi,” ujarnya, Jumat (25/10/2024).
Rasman menjelaskan bahwa penurunan ini disebabkan oleh perbedaan pendekatan dalam pembelajaran yang diterapkan Disdikbud. Menurutnya, fokus pembelajaran lebih condong pada aspek pendidikan formal dibandingkan pembinaan olahraga prestasi.
“Jadi memang salah satu kajian kita saat ini adalah skoi itu memang sudah harus kita ambil alih. Karena harusnya 30 persen di pendidikan dan 70 persen di olahraga,” imbuhnya.
Dispora kini sedang mempertimbangkan untuk kembali mengambil alih pengelolaan SKOI, dengan harapan dapat mengubah struktur pembelajaran yang lebih mengutamakan pengembangan prestasi olahraga. Langkah ini diharapkan dapat mengembalikan SKOI sebagai pusat pembinaan atlet muda yang berfokus pada capaian olahraga. (adv)




