PPU

Luncurkan Sistem Apartemen Kepiting, Upaya Diskan PPU Tingkatkan Produktivitas dan Ekonomis

Sistem apartemen kepiting yang ditampilkan Diskan PPU dalam  IKN Expo dan Forum Investasi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) pada Agustus lalu.

Nusantarakita.co.id, PENAJAM– Guna meningkatkan produktivitas kepiting, Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meluncurkan sistem apartemen kepiting. Sistem inovatif ini dirancang untuk menggemukkan kepiting agar dapat dijual dengan nilai ekonomis yang lebih tinggi.

Kepala Bidang Perikanan Budidaya dan Lingkungan Diskan PPU Musakkar menjelaskan, bahwa penerapan teknologi dalam budidaya perikanan sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan pembudidaya di daerah tersebut. Ide untuk menggunakan sistem apartemen kepiting muncul setelah Diskan melakukan kunjungan langsung ke lapangan dan berdialog dengan para petani.

“Kami mendengar langsung kendala yang dihadapi pembudidaya. Dari situ, muncul ide untuk menciptakan solusi,” kata Musakkar saat ditemui bersama anggota DPRD PPU Sujiati di Desa Babulu Laut belum lama ini.

Musakkar menjelaskan, sistem apartemen kepiting terdiri dari boks khusus yang dirancang untuk menampung satu kepiting per boks. Dengan cara ini, kepiting dapat digemukkan secara optimal sebelum dipanen. “Boks-boks ini disusun secara bertingkat, memungkinkan efisiensi ruang dan memudahkan pengelolaan,” jelas Musakkar.

“Kepiting yang belum memenuhi ukuran ideal akan dipindahkan ke apartemen kepiting untuk penggemukan lebih lanjut,” ujarnya.

Apartemen kepiting merupakan metode budidaya akuakultur vertikal yang menggunakan air daur ulang, sangat efektif untuk meningkatkan kelangsungan hidup kepiting dan memperpendek waktu hingga siap dijual. Fasilitas ini juga dapat diaplikasikan pada lahan darat, mengurangi risiko dari faktor-faktor eksternal seperti banjir atau serangan predator.
Musakkar melanjutkan, proses penerapan di Kabupaten PPU dimulai dengan pembenihan hingga pembesaran kepiting di tambak.

Setelah dipindahkan, kepiting akan diberikan pakan khusus selama 15 hari.
“Dengan cara ini, kami harap kepiting dapat mencapai bobot yang lebih baik sebelum dijual,” sambungnya. (adv)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button